Senin, 26 November 2012

Tugas 9 ISD



Mata kuliah        : ILMU SOSIAL DASAR
Judul                     : Agama dan Masyarakat
Nama                    : Fierzal Lianzo Ibrahim
NPM                      : 12112929
Kelasa                   : 1KA24
Agama dan Masyarakat
                Agama adalah suatu kepercayaan terhadap Tuhan. Di Indonesia ada beberapa agama yang dianut oleh masyarakatnya, seperti Islam, Khatolik, Protestan, Budha, Hindu, dan Konghucu. Mayoritas agama di Indonesia adalah Islam. Sedangkan yang dimaksud masyarakat menurut saya adalah kumpulan individu yang menetap pada suatu daerah.
                Hubungan antara agama dan masyarakat adalah setiap masyarakat pasti menganut atau mempercayai agamanya masing-masing. Di Indonesia untuk menganut suatu agama pasti selalu turun-temurun atau bisa dibilang seorang anak akan menganut agama yang dipercayai orang tuanya. Banyak problem SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan) yang terjadi di Indonesia, khususnya masalah agama. Karena terlalu banyak agama yang dianut masyarakat Indonesia timbullah maslah mengenai agama, terutama antara agama Islam dengan Kristen (khatolik dan Protestan), atau mungkin antara agama Islam dengan Islam Palsu. Karena masalah agama itu banyak terjadi tindakan anarkis yang dilakukan oleh masyarakat, seperti membakar gereja atau merusak masjid, dll. Agama adalah sesuatu yang sangat senssitif yang diyakini oleh umat beragama didalam hati, oleh sebab itu dibutuhkan toleransi dan saling menghargai untuk mencegah timbulnya masalah diantara umat beragama.
                Kesimpulannya adalah setiap individu pasti mempunyai kepercayaan masing-masing. Untuk itu dibutuhkan toleransi sesame indivdu agar tidak muncul masalah yang berbau SARA. Saling menghargai antara umat beragama agar Indonesia selalu bersatu walaupun berbeda-beda agama.

Jumat, 23 November 2012

Tugas 8 ISD



Mata kuliah        : ILMU SOSIAL DASAR
Judul                     : Pertentangan-Pertentangan Sosial dan Integrasi Sosial
Nama                    : Fierzal Lianzo Ibrahim
NPM                      : 12112929
Kelasa                   : 1KA24
Pertentangan-Pertentangan Sosial dan Integrasi Sosial
                Pertentangaan sosial pasti akan terjadi di setiap kehidupan, khususnya dalam kehidupan bermasyarakat. Pertengan sosial merupakan suatu kegiatan yang berlawanan dengan kehidupan sosial. Pertentangan sosial ini terjadi karena kesalahan pahaman, kurangnya komunikasi antara individu ataupun kelompok, dan perbedaan kepentingan antara invidu atau kelompok dengan individu atau kelompok lainnya. Contoh dari pertentangan sosial misalkan terjadinya tawuran antara sekolah, tawuran antara desa. Selain itu juga ada diskrimanasi dan berprasangka buruk yang dapat menyebabkan pertentangan sosial. Diskriminasi adalah suatu tindakan yang tidak adil kepada satu individu atau kelompok. Diskriminasi ini terjadi karena kecendrungan satu indivdu terhadap perbedaan dengan individu lainnya. Sedangkan prasangka buruk merupakan suatu pemikiran yang buruk dari satu individu terhadap individu lainnya sehingga timbul kesalahpahaman yang mengakibatkan pertentangan sosial.
                Integrasi sosial menurut saya merupakan suatu kesempurnaan dari suatu hubungan masyrakat atau hubungan sosial antara satu individu dengan individu lainnya dengan cara menggabungkan unsur-unsur yang berbeda antara beberapa individu atau kelompok. Integrasi sosial bermanfaat untuk mengatur atau mengendalikan suatu masalah atau pertentangan sosial dalam kehidupan sosial. Dan integrasi sosial ini dapat menyatukan individu atau kelompok yang mempunyai kebudayaan atau unsur yang berbeda.
                Kesimpulannya adalah pertentangan sosial dengan integrasi sosial itu saling berkaitan, dimana di setiap pertentangan sosial di situ harus ada integrasi sosial. Integrasi sosial ini yang dapat menghapus pertentangan sosial yang terjadi di setiap kehidupan sosial dan mencegah timbulnya pertentangan sosial kembali.

Kamis, 15 November 2012

Tugas 7 ISD



Mata kuliah        : ILMU SOSIAL DASAR
Judul                     : Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kemiskinan
Nama                    : Fierzal Lianzo Ibrahim
NPM                      : 12112929
Kelasa                   : 1KA24
Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kemiskinan
                Ilmu pengetahuan merupakan suatu usaha untuk mendapatkan sesuatu hal mengenai hal yang dapat membuat seseorang mengetahui sesuatu hal tersebut. Ilmu pengetahuan ini selalu  ada dalam proses kehidupan manusia. Ilmu pengetahuan lebih berkembang di daerah perkotaan terutama di kota-kota besar di negara manapun. Sedangkan untuk di daerah pedesaan mungkin kurang, karena di daerah pedesaaan saja masih ada orang berumur 40 tahun masih buta huruf. Untuk itu diperlukan adanya orang pintar yang bersedia untuk di tempatkan di daerah terpencil atau pedesaan agar tidak ada lagi orang yang buta huruf.
                Menurut saya, Teknologi adalah suatu penemuan yang digunakan untuk memberikan kemudahan bagi kelangsungan hidup manusia. Teknologi dari jaman ke jaman selalu berkembang dan semakin canggih. 3 negara dengan perkembangan teknologi tercepat adalah Amerika Serikat, Finlandia, dan Jepang. Perkembangan teknologi di Indonesia juga cepat, terbukti Indonesia menempati peringkat ke-46 sebagai negara dengan perkembangan teknologi tercepat. Perkembangan teknologi terdiri dari banyak bidang, seperti bidang kesehatan, pendidikan, ataupun militer, dan yang paling pesat adalah di bidang informasi dan komunikasi.
                Kesimpulannya menurut saya adalah antara teknologi dengan ilmu pengetahuan saling bersinkronisasi. Karena di setiap perkembangan teknologi pasti ada pekermbangan ilmu pengetahuan. Dan di setiap teknologi pasti berawal dari ilmu pengetahuan manusia.
                Sedangkan Kemiskinan merupakan suatu kondisi dimana seorang manusia hanya mampu brli makan, dan tidak bisa beli makan. Tidak selamanya seorang manusia itu dalam kondisi miskin kalau saja manusia tersebut mau bekerja keras dan yakin mampu merubah status sosialnya sebagai orang miskin. Kemiskinan di Indonesia menurut saya semakin banyak. Semakin banyak masyarakat yang miskin karena wakil rakyatnya korupsi. Kesimpulannya adalah yang miskin semakin miskin, yang kaya semakin kaya. Seorang wakil rakyat berganti profesi sebagai koruptor.

Tugas 6 ISD



Mata kuliah        : ILMU SOSIAL DASAR
Judul                     :
Masyarakat Perkotaan & Masyarakat Perdesaan
Nama                    : Fierzal Lianzo Ibrahim
NPM                      : 12112929
Kelasa                   : 1KA24
MASYARAKAT PERKOTAAN & MASYARAKAT PEDESAAN
                Masyarakat adalah suatu kumpulan individu/orang dalam suatu wilayah tertentu. Cirri-ciri masyarakat pada umumnya bahwa setiap individu itu merasa bahwa dia membutuhkan individu lainnya untuk mempertahankan hidup. Masyarakat disini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.
                Masyarakat perkotaan adalah masyarakat yang telah lama menetap di dalam kota. Masyarakat kota rata-rata dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus membutuhkan bantuan orang lain. Masyarakat kota ini rata-rata adalah masyarakat desa yang dating ke kota. Istilah ini disebut dengan urban community.
                Sedangkan Masyarakat pedesaan  adalah masyarakat yang terlahir dan menetap di dalam desa, biasanya suatu desa terletak di daerah pinggiran. Masyarakat desa memiliki pertaliasaudaraan yang kuat terhadap warga desa lainnya. Masyarakat desa juga saling membantu dan rata-rata hidup bergantung pada warga desa lainnya.
                Kesimpulannya adalah masyarakat kota dengan masyarakat desa adalah sama, sama 1 kelompok individu. Hanya saja ada perbedaan yang menonjol antara masyarakat kota dengan masyarakat desa, yaitu masyarakat kota dapat hidup sendiri sedangkan masyarakat desa hidup bergantungan.  

Jumat, 02 November 2012

Tugas 5 ISD



Mata kuliah        : ILMU SOSIAL DASAR
Judul                     : Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat
Nama                    : Fierzal Lianzo Ibrahim
NPM                      : 12112929
Kelasa                   : 1KA24

PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT
Pelapisan sosial merupakan suatu tingkatan jenjang sosial atau batas-batas status sosial yang pasti akan kita temui di kehidupan ini.  Pelapisan sosial ini dibagi menjadi beberapa kategori, misalkan pelapisan sosial berdasarkan kekayaan, pelapisan sosial berdasarkan keturunan, atau pelapisan sosial berdasarkan pekerjaan. Sebagai contoh pelapisan sosial berdasarkan kekayaan sering kita lihat ada keluarga yang miskin, ada keluarga yang kaya, dan ada keluarga yang sederhana. Sedangkan pelapisan sosial berdasarkan pekerjaan yaitu ada atasan, ada juga bawahan atau mungkin pekerja kantoran atau pekerja lapangan. Pelapisan sosial dapat terbentuk dengan cara disengaja ataupun tidak disengaja. Pengaruh pelapisan sosial menurut saya berdampak positif dan juga berdampak negative terhadap masyarakat. Dampak positif yang terjadi akibat pelapisan sosial adalah masyarakat akan merasa berada di dalam suatu organisasi atau kelompok yang anggotanya memiliki tujuan yang sama. Sedangkan dampak negatifnya adalah akan terjadi kesenjangan sosial antara masyarakat yang berbeda lapisan sosialnya. 
Sedangkan Kesamaan derajat  adalah masyarakat yang memiliki kesamaan derjat/status sosial dengan masyarakat lainnya di dalam suatu daerah. Kesamaan derajat bertujuan agar setiap masyarakat dapat diberlakukan secara adil terhadap semua yang dilakukannya. Masyarakat yang ingin memiliki kesamaan derajat dengan masyarakat lainnya yang derajatnya lebih tinggi harus berusaha untuk meningkatkan derajatnya. Yang tersebut adalah dampak positif dari adanya kesamaan derajat.
Kesimpulannya adalah pelapisan sosial dengan kesamaan derajat adalah sama pengertiannya. Hanya saja pelapisan sosial itu memiliki 2 dampak yaitu dampak negative dan dampak positf. Sedangkan kesamaan derajat hanya memiliki dampak postif.